saatnya bahagia itu dapat di definisi kan dari mulut maka cinta mengetarkan minda
permainan cinta itu indah belaka dari seorang puteri raja, malangnya buat dia, dia bukan
ratu sehari, dia hanya puteri yang membuat anda bermimpi, mimpi yang tak pasti antara realiti
dan fantasi dia lah si puteri yang hanya bermimpi
PUTERA
dia pahlawan perak yang memakai perisai, dia berdiri gagah lalu berkata dia aku punya
padahal dia hanya di balik perisai itu, menutup mukanya dari memalukan diri sendiri
dia tahu si dia belum tentu milik nya tapi mulut nya berkata iya , maka dusta dan auta bermain di mindanya, dia si penipu yg berjaya itu lah putera
No comments:
Post a Comment